SIBUL

Setiap Waktu Ada Cerita dan Rupa

Salah Kostum

Hari ini aku punya cerita yang cukup menggelikan dan menjengkelkan. Waktu mau ke kantor melaksanakan aktifitas keseharianku , sepeda motor ku mengalami kendala alias mogok total.Biasanya sepeda motor ku ini sekali engkol langsung nyala mensinnya dan aku terus tancap gas ke kantor. Setelah mencoba mengengkol beberapa kali tak mau juga hidup mesinnya. Stater yang biasanya sekali pencet langsung menyalakan mesin juga tak dapat membantu. Akhirnya aku berkesimpulan sepeda motor ku harus ku bawa ke bengkel yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah ku. Ku sorong sepeda motor ku dibawah terik matahari pagi yang cukup cerah. Keringat ku bercucuran, maklumlah jalan dari rumah ku ke jalan besar adalah jalan yang menandak, jadi memerlukan tenaga ekstra untuk menyorongnya.

Sampai di bengkel Honda, pemilik bengkel langsung menyambutku dengan ramah dan menanyakan beberapa pertanyaan untuk sekedar mengetahui penyebab mogoknya tunggangan roda dua ku. Setelah bongkar sana bongkar sini, sang mekanik akhirnya berkesimpulan bahwa busi Honda ku sudah soak dan harus diganti. Brummmm………..bruuummm………..bruuuumm…….bunyi gas dari kenalpot sepeda motor ku terdengar dengan nyaring pertanda bahwa tungganganku sudah beres dan dapat dipakai kembali.

Dari bengkel dengan santai ku kendarai kembali sepeda motor ku, ah…tak perlu buru-buru ke kantor lagi gumanku dalam hati karena udah memang terlambat masuknya. Sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor ada beberapa orang kawan yang juga memiliki profesi pekerjaan sama denganku berpapasan dengan ku. Rata-rata rekan-rekan yang berpapasan dengan ku itu, dengan sangat ramah menyapaku dengan membunyikan klekson kenderaannya, kontan juga ku balas dengan membunyikan kelekson hondaku yang kebetulan memiliki dua kleson ganda, Jadi suaranya cukup nyaring. Tetet…tet…..tet…. klekson nyaring bunyinya, plus senyuman terbaikku ku berikan juga kepada rekan-rekan yang menyapa. Demikianlah seterusnya setiap ada rekan seprofesi dengan ku yang berpapasan di jalan mereka langsung menyapa ku dengan mata yang cukup tajam dan senyum yang cukup dalam. Akh……..kenapa ya mereka menyapa ku dengan cukup ramah gumanku bertanya-tanya dalam hati.

Sesampai di halaman kantor, langusung aku parkirkan kenderaanku. Ada beberapa orang rekan sekantor yang melihatku, mereka juga berteriak-terika memanggil namaku kemudian senyum dengan ramah sejurus. Mmmhhh……..inilah kalau banyak pergaulan batin ku dalam hati, semua orang yang melihatku langsung senyum padaku.

Ahkkkk…kalau aku ikut Caleg mungkin aku pasti menang hayal ku lagi, buktinya semua rekan-rekan sangat ramah menyapaku. Nyali ku langsung naik dan PD (Percaya Diri) ku juga bertambah-tambah. Memang orang baik dan luas pergaulan banyak teman batin ku lagi dalam hati.

Namun lama-lama aku diri di parkir kantor ku koq semua orang pada teriak-teriak ya batin ku. Aku jadi curiga, jangan-jangan ada yang tidak beres ini. Apa yang salah ya ini, tapi fikiran itu ku buang jauh-jauh.

“Bang ini hari apa ya..?” Tanya teman ku Febi dengan nada teriak kepada ku.

“Hari senin la,”jawab ku dengan PD nya.

“oooh…pantas baju abang warna hansip yah…” katanya lagi dengan tertawa.

Langsung aku lihat pakaian yang aku kenakan, ternyata yang aku kenakan adalah pakaian warna hijau Hansip/Linmas yang di biasa digunakan pada hari senin, sementara hari ini adalah hari selasa yang seharusnya pakai pakaian warna coklat warna kaki. “Waduh…..” malunya aku, rekan-rekan ku tertawa terbahak-bahak melihat aku salah kustum alias salah mengenakan pakaian.

“ah….sialan” Pantasan tadi banyak orang yang menyapa aku.Ternyata mereka menyapa dan senyum itu karena mentertawakan warna baju yang ku kenakan, bukan karena aku yang TP-Tp alias Tebar Pesona kayak caleg yang lagi banyak-banyaknya mengumbar senyum seperti yang kuliat dari baleho-baleho di sepanjang jalan.

“He he he………”

“Duh…malunya…” Basi dech……senyuman tadi sepanjang jalan gara-gara baju hansip ku kenakan.

 

 

 

Maret 10, 2009 Ditulis oleh Sibul | realita | | 1 Komentar

Korek Api

Ini korek api berkualitas

Korek Api

Korek Api

Maret 6, 2009 Ditulis oleh Sibul | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Batu Ajaib

08032008017-11
Batu Ajaib

Ini bukan bual bukan bohong, namum benar-benar kenyataan.

Maret 6, 2009 Ditulis oleh Sibul | barito, kehidupan | | Belum Ada Tanggapan

Titik Nol

Titik Nol…..

Februari 16, 2009 Ditulis oleh Sibul | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Semua dimulai dari titik nol…

Februari 16, 2009 Ditulis oleh Sibul | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Nampang di WordPress

gue-31

Sibul

Memulai mengulis di Web blog adalah merupakan  hal yang berat dan juga ringan. Berat dikatakan karena harus memulai sesuai yang baru dalam penulisan, dikatakn juga ringan karena dapat dimulai dari hobbi yang sesuai untuk dijadikan topik yang ditulis.

Jadi dalam web blog ini saya memulai menulis yang ringan-ringan saja yang terjadi dalam lingkungan sekitar. Di web blog ini saya mencoba menceritakan dan membahas yang kadang kita anggap sepele tapi bila dikupas dengan bahasa yang ringan bisa menjadi obat pelelepas kejenuhan dari rutinitas sehari-hari.

November 21, 2008 Ditulis oleh Sibul | realita | | 1 Komentar

Pantai Ujung Sibolga


Setelah lelah bekerja seharian, duduk di tepi pantai dihembus semilir angin “serasa diayun selendang bidadari” adalah suasana sensasional yang diperoleh saat kita berkunjung di “Pantai Ujung Sibolga” Begitu dijejakkan kaki di pantai ini segera akan tercium aroma air pantai yang mengadung garam seumpana “aroma therapi” yang lagi digandrungi oleh orang perkorkataan.

Menuju lakasi ini kita harus melalui Perkuburan Umum dan Aliran sungai Aek Doras. Di Pantai ujung Sibolga ini terdapat muara yang merupakan pertemuan air laut dengan aliran Sungai Aek doras yang mengalir dari daerah perbukitan disekitar Sibolga Julu, sehingga semakin menambah pemandangan eksotis bagi orang yang melaluinya.

Lokasi ini merupakan tempat wisata favorit yang digandrungi oleh warga kota, karena terletak dipusat perkotaan Kota Sibolga. Tidak mengherankan apabila disore hari hingga menjelang tengah malam pantai ini dikunjungi oleh penikmat wisata pantai. Lokasi ini semakin semarak setelah diterangi oleh lampu penerangan yang memadai.

Berbagai aktifitas warga masyarakat di pantai ini, ada yang hanya sekedar duduk-duduk sambil membentuk kelompok kecil bercerita kesana kemari, ada yang hanya menikmati pemandangan menunggu matahari tenggelam. Tidak ketinggalan anak-anak remaja yang mencintai sepak bola bergiat melalukan pertandingan bola antar kampung, memang lokasi ini memungkinkan untuk bermain sepak bola ala kadarnya sekedar untuk mengeluarkan keringat.


Dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar adalah bergeraknya perekonomian keluarga. Dengan ditatanya daerah pantai ini, warga masyarakat yang berkunjung tentunya membutuhkan jasa penyewaan tikar dan juga makanan dan minuman ringan. Dampak timbal balik yang terjadi adalah bergairahnya perekonomian rakyat.

Anda berminat ayo segera datangi dan nikmati “Pantai Ujung Sibolga” sekarang juga, jangan tunggu lama-lama.

Juni 21, 2008 Ditulis oleh Sibul | wisata | | 1 Komentar

Futsal-3 (seru bana)

Nampaknya Sepeda Onta dan Futsal merupakan kata kunci yang lagi ngetren di rekan-rekan sejawat. Hari Sabtu pagi kini diramaikan oleh kegiatan sepeda santai, senam pagi bersama, dan terakhir futsal di Stadion Horas Sibolga.

Hari ini Sabtu 3 Mei 2008 pertandingan futsal kembali digelar, Tim Kantor Kecamatan Sibolga Selatan VS Perkantoran Jl. Fl.Tobing. Tim Kecamatan Sibolga Selatan di pimpin oleh Ogek Zulkifli dan Tim Perkantoran Jl. Fl. Tobing dibawah komando Ogek Zaitul Ikhlas dikabarkan merupakan sebagai penyandang dana terbesar dalam tim ini.

Setelah melewati pertandingan yang cukup seru dan melelahkan akhirnya duel ini disudahi dengan skor 4 : 2 kemenangan untuk Tim Kantor Kecamatan Sibolga Selatan.

Direncanakan tim Pekantoran FL.Tobing akan menghadapi dua Tim hari ini, yakni tim Perkantoran Jl.Sutomo. Namun karena telah kelelahan dan kehabisan dana dan tenaga akhirnya pertandingan dengan Perkantoran JL.Sutomo diundur hingga waktu yang belum ditentukan.

Rekan-rekan dari Pekantoran Jl. Sutomo akhirnya hanya menonton pertandingan yang dilakukan oleh Kantor Kecamatan Sibolga Selatan VS Perkantoran JL.Fl.Tobing. Kasihan dech….

Pertandingan kali ini dihadiri oleh tamu kehormatan dua orang gadis cantik dan manis Maya dan Ayu dari BKD, keduanya tampak tekun dan bersemangat mengikuti pertandingan kendati tim unggulan mereka akhirnya tidak dapat memenuhi janji-janji kampanye seperti pada saat memberikan undangan.Semoga pertandingan dilain kesempatan dapat terselenggara kembali.

Mei 3, 2008 Ditulis oleh Sibul | bugar | | Belum Ada Tanggapan

Fustal-2 (Pertandingan Reply)

Hari Kamis, 1 Mei 2008 pekerja di seluruh di dunia memperjuangkan hak-haknya dengan melakukan unjuk rasa di hari Buruh Sedunia, pada saat yang bersamaan Pertandingan persahabatan Futsal antara Tim Perkantoran Jl. Sutomo VS Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing dimulai kembali. Pertandingan ini merupakan pertandingan ulang atas pertempuran yang telah dilakukan pada hari Sabtu 26 April 2008 yang lalu sebagai mana yang telah disepakati oleh Ogek Iwan dan Ogek Zaitul Ikhlas.

Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing menerjunkan Full Team. Semua pemain-pemain yang berpengalaman dikerahkan sebagai antisipasi atas kekalahan atas pertandingan yang telah dialami pada minggu lalu. Pagi-pagi sekali Ogek Zaitul Ikhlas sudah menelepon melalui HP pemain yang libatkan, tujuannya agar tidak ada lagi alasan pemain untuk tidak datang lagi karena alasan ketiduran. Pemain yang diturunkan adalah Zaitul Ikhlas,Wandi, Adi, Edison, Fajrin, Mardi, Ramse sebagai penjaga gawang yang ditarik dari UPT Pasar juga ada Anto dan Gunawan dari BKD . Pemain terakhir ini dikabarkan khusus di suruh pulang dari Bandung untuk memenangkan duel tanding. Wah….hebat bana ya pak Gun (ipunk) nech dengan jenggot ciri khasnya. he he.. he..e.e …!!!

Tim Perkantoran Jl. Sutomo diperkuat oleh Amir Hamzah sebagai Kiper dan kemudian digantikan oleh Edi, Donal, Hamdan, Dedi Lubis, Aido dan memiliki segudang pemain cadangan yakni Johannes, Rio, Putra Lubis, Iwan Jambak, Ustad Iwan, Toguan, Ikhsan, Edi, Monarizal, dan Julianus tapi gak kelihatan Ogek Halim. Dari tampilan yang diatraksikan pada saat pemanasan menunjukkan semangat dan mentalitas yang tinggi sebagai calon pemain profesional, apa iya..???

Tim Perkantoran Jl. FL Tobing berusaha keras untuk menaklukkan Tim Jl. Sutomo, hal ini dapat ditandai dengan kekompakan tim dan teknik-teknik yang jitu untuk melumpuhkan Tim Jl. Sutomo (Tim Perkantoran Sekretariat). Akhirnya jalinan kerja sama yang dikombinasikan dalam pertandingan menghasilkan gol. Zaitul Ikhlas berhasil membobol gol yang ditunggui oleh Amir Hamzah. 1 : 0 untuk tim Perkantoran FL.Tobing.

Seperti futsal lainya, kegiatan menendang, mengejar dan menyepak bola adalah aktifitas yang dilakukan sepanjang pertandingan. Tendang kesana, tendang kesini. Oper kesana oper kemari, kejar lagi dan sundul lagi semua atraksi itu ditampilkan, ditunjukan oleh pemain futsal sepanjang waktu yang telah disepakati dalam pertandingan di Lapangan beton Stadion Horas Sibolga.

Karena kebobolan atas gawang yang dijaganya dan tidak mau menanggung malu yang lebih parah, Amir Hamzah memberikan wewenang dan kekuasaan sebagai kiper kepada Edi dengan harapan agar dapat menahan laju tendangan dari pihak lawan. Seperti penjaga gawang kebanyakan Edi berusaha keras menjaga dan mempertahankan dengan mati-matian gawang pertahanannya. Fajrin yang bertugas di Dinas Perindag berusaha maksimal mengejar dan menendang bola untuk membobol gawang yang di jaga oleh Edi. Usaha keras yang dilakukan oleh Fajrin akhirnya menghasilkan gol sehingga skor bertambah menjadi 2 : 0.

Setelah melihat perkembangan permainan yang mulai tidak seimbang Tim Perkantoran Sekretariat menerjunkan Monarizal untuk memompa semangat tim yang mulai kendur karena telah kebobolan dua kali. Usaha Monoarizal membangkitkan semangat juang mulai menunjukkan hasil, pemain-pemain JL. Sutomo mulai bergairah dalam pertandingan. Seperti Zidane lah…!!!

Penonton berteriak-teriak mendukung tim kesayangannya yang lagi bertanding, riuh rendah terdengar suara bersahut-sahutan. Kadang lecucon-lelucon kecil dilontarkan oleh penonton, lucu terdengar jadinya. Ada-ada saja tingkah laku penonton, ada pula yang menonton sambil berputar-putar mengendarai sepeda ontel yang diparkirkan pemiliknya di tepi lapangan futsal.

“Gol …!!!”

“Gol…..!!!” pendukung Tim Jl FL. Tobing berteriak kesenangan.

Si Jangkung Fajrin kembali mempersembahkan gol. Skor bertambah lagi menjadi 3 : 0 untuk Tim yang dikomandoi oleh Ogek Zaitul Ikhlas. Tampak senyum sumringah dari bibir komandan tim ini pertanda puas atas gol yang baru terjadi. Tidak demikian dengan Tim Jl. Sutomo, senyum pahitlah yang terlihat pada saat terjadinya gol ketiga ini, tak ada tampak wajah sumringah seperti yang dirasakan pada minggu lalu.

Kendati wajah ketat mulai tergurat di Tim Jl. Sutomo, ternyata hal ini tidak berlaku bagi pemain lincah Aido yang sehari-hari bertugas di Bagian Umum Sekretariat.

“Dug….dug…dug….!!!” tendangan Aido dengan manis singgah di gawang Tim Jl. FL.Tobing. Gol perdana tercipta, skor mulai berimbang 3 : 1. Seketika suasana mulai cair, dampaknya pemain Jl. Sutomo kembali bergairah dan berusaha keras untuk mengimbangi permainan dari pihak Jl. FL.Tobing. Yandri yang telah lama menungu ditepi lapangan sebagai pemain cadangan akhirnya kebagian untuk ambil bagian dalam pertandingan setelah salah seorang rekannya keluar lapangan untuk istrahat mengambil tenaga. Di ujung pertandingan babak pertandingan disudahi dengan skor 4 : 1 kemenangan untuk Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing.

Bongkar pasang pemain dalam pertandingan adalah kiat jitu yang diterapkan Tim Perkantoran JL.Sutomo untuk menahan laju serangan-serangan yang dilakukan oleh Tim Jl. FL. Tobing. Ini dilakukan agar tidak memperparah jurang gol yang mulai menganga lebar. Yandri Bappeda, Julianus Keuangan, Ihsan, dan Aido , Johannes adalah pemain yang silih berganti masuk ke lapangan beton. Sebuah kesempatan emas yang dipunyai Johannes berhasil menyinggahi gawang Tim Jl. FL.Tobing, dewa fortuna mulai datang berkunjung guman salah seorang penonton.

Serangan bertubi-tubi mulai diperlihatkan tim Jl.FL.Sutomo, semangat juang dibakar habis-habisan. Tak mau ketinggalan Tim Jl.Sutomo juga berusaha keras mempertahankan kemenangan yang mulai terlihat di depan mata. Sangat disayangkan tendangan keras dari Johannes gagal membuahkan hasil, padahal saat itu kiper yang menahan laju bola sudah terkapar di mulut gawang.

Yang sangat menarik dari pertandingan ini ternyata wasit yang memimpin pertandingan ini tidak memahami secara dalam peraturan pertandingan futsal, ternyata dia hanya lihai di lapangan rumput. Jadinya pertandingan mulai dihebohkan oleh teriakan dan cemoohan dari penonotan dan pemain yang tidak puas atas kebijakan yang dibuat oleh wasit. Dasar wasit…..!!!

Duet manis yang dilakonkan oleh Monarizal dan Iwan menghasilkan gol di babak kedua, dan hal ini berhasil meredam kekalahan yang terjadi. Penonoton berteriak kegirangan atas tendangan maut yang dipertontonkan oleh Ogek Monarizal.

“Awas ya, besok-besok kalau kita duel lagi kami akan bawa Peter Cech dari Chelsea sebagai kiper kami” teriak salah seorang pendukung Tim Perkantoran Jl.Sutomo karena kesal atas kekalahan yang dialamai.


Akhirnya Pertandingan selesai dengan kemenangan Tim Perkantoran Jl. FL.Tobing dengan hasil akhir 6 : 4. Permainan persahabatan ini berakhir dengan damai kendati senyum kecut masih membekas di wajah Tim Jl. Sutomo dan sebaliknya senyum sumringah dan kedamaian terpancar dari Tim Jl.Fl.Tobing.

Kenapa Tim Perkantoran Jl. Sutomo mengalami kekalahan, apakah saudara-saudara memiliki jawabannya, ayo berikan komentar…!!! ???


Mei 2, 2008 Ditulis oleh Sibul | bugar | | Belum Ada Tanggapan

Futsal

Sabtu pagi, 26 April 2006 cuaca begitu cerah dan ramah, secerah hati dan perasaan rekan-rekan yang akan melakukan pertandingan futsal di Lapangan Stadion Horas Sibolga. Pagi ini rekan-rekan kerja sepakat untuk mengadakan pertandingan futsal persahabatan. Tim Perkantoran Jl Sutomo (Sekretariat,Bappeda) dimotori oleh Ogek Iwan sedangkan Tim Perkantoran Jl.FL.Tobing (BKD, Disperindag, Parbud, minus Dinas Sosial) dikomandoi Ogek Zaitul Ikhlas. Laga persahabatan ini sebelumnya telah disepakati dengan pembicaraan mendalam oleh Ogek Iwan dan Ogek Zaitul Ikhlas, maksudnya sich untuk meningkatkan tali persahabatan di antara rekan semua selain membugarkan badan.

Jam 09.05 perhelatan dimulai. Tim Jl. Sutomo diperkuat oleh pemain-pemain ala kadarnya yakni Monarizal, Ihsan, Donal, Hamdan, Edi, Iwan, Andry, Amir Hamzah, Abdul Halim, Rio Torusso ditambah beberapa pemain cadangan yang siap-siap menggantikan pemain yang sudah ngos-ngosan. Gagahnya tim ini ditambah dengan tampilan kustom warna merah menyala, menyiratkan berani membela yang bayar (eh salah membela yang benar). Memang ada juga sich beberapa orang gak punya kostum seperti Ogek Monarizal tapi tampilannya tetap ok juga.

Tak mau ketinggalan Tim yang dikomandoi Ogek Zaitul Ikhlas mempunyai personil yang gagah perkasa pula dan sudah teruji kekuatannya.He…he.e..ee.e. he.e.e..e (becanda nech)…. Wandi, Zaitul Ikhlas,Adi, Fazrin,.Edison, sebagai kiper adalah Anto. Jadi mereka hanya punya satu orang pemain cadangan. Menurut Ketua Tim ini ketika dikonfirmasi banyak lagi pemain yang harus datang, namun karena ketiduran sampai pagi ini belum nongol di lapangan beton ini. Wah….gawat kalau pemain gak tepat waktu bisa rusaklah strategi permainan nech guman salah seorang tim Jl. FL.Tobing. Saat diperhatikan di lapangan memang tidak terlihat Ogek Tarmizi, ama Gunawan yang merupakan tim spesialis pencipta gol kemenangan dari BKD, juga cewek-ceweknya kemana ya…???

Oper ke sana, tendang ke mari dug..dug…. dug…..kejar lagi cus…..cus…. Semua pemain bersemangat mengejar, menendang ke gawang pihak lawan. Napas terengah-engah dan keringat bercucuran deras seperti air sungai Aek Doras. Ogek Monarizal tak mau ketinggalan mengejar bola, Begitu pula Hamdan dengan gaya yang khas menggiring bola dan menerobos pertahanan lawan. Ogek Zaitul Ikhlas juga beraksi menerapkan strategi yang direncanakan menerobos gawang. Matahari semakin terik memancarkan cahayanya hal ini juga semakin memacu semangat Edison, Fajrin dan kawan-kawan mempertahankan harga diri mati-matian.

Ihsan dan Abdul Halim yang merupakan ahli TI menerapkan teknik-teknik bermain bola yang diaplikasikan dalam futsal dengan gerakan antusias dan manis. Permainan terbaik ditampilkan kendati hangok udah ngos-ngosan.

“Kejar lagi…ayoo…!!!,”teriak mereka bersahut-sahutan.

Di babak Pertama Tim Perkantoran Jl. Sutomo yang dikawal oleh Edi kebobolan sebanyak 3 kali maklumlah pengantin baru komentar rekan-rekan seprofesi.Tim Perkantoran Jl FL.Tobing yang dikawal oleh Anto cuma jebol sebanyak 2 kali. Tampak raut kegembiraan dari pemain-pemain Perkantoran Jl.FL.Tobing, sebuah senyum kemenangan. Bendera kemenangan sedikit lagi akan berkibar.Minuman khas kebanggaan POCARI SWEAT segera dihidangkan untuk menambah tenaga.


Sungguh kontras dengan Tim Perkantoran Jl. Sutomo mereka hanya minum air aqua gelas yang dibeli oleh Arman pada saat turun minum itu pun setelah mengunggu lama. Salah seorang teman malah mengoceh kalau cuma minuman begini di lapangan Simaremare pun ada “Air Siap Minum” gratis lagi. Kasian dech teriak yang lainnya.

Pertandingan dilanjutkan di babak kedua. Di luar dugaan air aqua gelas yang disikat habis ternyata berdampak spontan seperti doping memompa semangat juang Tim Perkantoran Jl.Sutomo. Seluruh tenaga dicurahkan, lari tambah kuat seperti kijang, penglihatan dipertajam seperti mata elang, tendangan digerakkan seperti kaki kuda, suatu fenomena alam yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

“Gol…..gol………………gol……………… gol………..!!!,” teriak penonton.

Hore….hore….hore….!!!!

Ogek Amir paling kuat teriakannya, juga Johannes Panjaitan,Putra, Dian (Naid) tak mau ketingalan mereka melompat-lompat kegirangan sampai gak sadar celana pendek udah kedodoran. Biasalah memang begini kalau udah menang, koar-koarnya makin kencang seperti halilintar menggelegar, padahal kalau kalah wahh…payah dech mulut tuch terkunci kayak digembok. Pulangpun lari diam-diam gak permisi ama rekan-rekan.

“ “Prii…………..ttttttttttttttttttt……….prii……………….ttt…..prit,” terdengar dengan kuat bunyi sempritan wasit menyudahi pertandingan, sambil mengangkat kedua tangannya.

Hasil akhir 6 : 4 kemenangan untuk Tim Sekretariat/Bappeda. Suatu pertandingan persahabatan yang sangat baik, serta berakhir tanpa kerusuhan. Ini pertandingan paling spektakuler untuk menjadi contoh pertandingan selanjutnya, ya…tanpa kerusuhan… tanpa kerusuhan…tanpa kerusuhan…..!!!

Informasi yang beredar terakhir dikabarkan pertandingan ini akan berlanjut kembali, Kini Ogek Zaitul Ikhlas dan Ogek Iwan lagi menyusun jadwal.

Katanya Tim Kecamatan Sibolga Selatan menantang.

”Ayo..ada minat yang menguji kekuatan Tim Perkantoran (Sekretariat dan Bappeda)….. ???”

“Kenapa Tim Perkantoran Jl. Fl Tobing harus mengalami kakalahan, apa masalahnya…padahal selama ini terkenal sebagai tim yang tangguh???”

“Kenapa penonton tidak rusuh…???”

“Apa ada komentar pertandingan dari pemain, penonton atau penikmat futsal..???”

“ayo tuliskan disini…!!!”

April 26, 2008 Ditulis oleh Sibul | bugar | | Belum Ada Tanggapan